Rabu, 05 Desember 2012

Jelang Pilgubri 2013, Rohul Diharapkan Kondusif


Jelang Pilgubri 2013, Rohul Diharapkan Kondusif

Ket Foto :Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad M.Si.

RohulNews-(Kepenuhan Hulu), Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad Msi, minta seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kekompakan dan keamanan daerah menjelang suksesi Pemilihan Gubernur Riau 2013 mendatang.

Demikian disampaikanya Bupati Achmad saat sambutan di hadapan ribuan masyarakat Desa Muara Jaya Kecamatan Kepenuhan Hulu saat membuka Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-48 di desa setempat, Kamis (22/11/2012).

Menurutnya, beberapa konflik yang terjadi beberapa waktu terakhir seperti konflik antara perusahaan dan masyarakat, serta masyarakat dengan masyarakat. Katanya, sudah saatnya konflik diakhiri dan diselesaikan dengan cara arif dan bijaksana dengan mengedepankan musyawarah mufakat.

Konflik, katanya bukan saja merugikan pikiran, tapi turut merugikan waktu dan tenaga. Konflik yang terjadi dikhawatirkan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Rokan Hulu yang telah lama terbina lama.

Semakin dekatnya tahun politik di Riau tahun depan di Provinsi Riau, menyebabkan konflik horizontal yang terjadi rawan disusupi aksi-aksi terorisme dan prememanisme yang mengganggu kekondusifan daerah.

"kita berharap pemerintah desa dan kecamatan bersikap cepat dan sensitif dalam mendeteksi ancaman gangguan Kamtibnas jelang Pilgubri 2013. Jika terjadi, camat dan kepala desa segera melakukan mediasi agar konflik tidak berlarut-larut dan meluas," himbaunya.

Antisipasi dan juga tindakan deteksi dini terhadap gejala konflik sangat penting. Seluruh komponen masyarakat mulai dari camat sampai masyarakat desa harus terlibat dalam memantau warga baru di daerahnya.

"Bagaimana mungkin seorang Achmad maju menjadi gubernur jika daerahnya tidak aman. Apalagi jika rakyat sengsara, dan bagaiamana mungkin Achmad maju menjadi gubernur jika
rakyatnya tidak sehat," paparnya disambut riuh tepuk tangan ribuan masyarakat.

Warga Bonaidarussalam Masih Dihantui Puluhan Ekor Buaya

RohulNews-(Pasirpengaraian), Sebab habitatnya terkepung banjir, kawanan gajah sempat menginap di kebun masyarakat Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu. Masih akibat banjir, puluhan kawanan buaya diduga jenis ikan justru berani ke perkebunan masyarakat Desa Sontang Bonaidarussalam.

Kemunculan buaya ini diketahui masyarakat Kamis (29/11/2012) lalu, sekitar pukul 13.00 Wib oleh warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam. Bahkan buaya jenis buaya ikan, muncul di lahan perkebunan masyarakat. 

Dari laporan itu, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rokan Hulu dibantu masyarakat berhasil menangkapnya seekor buaya dengan panjang sekitar 2 meter dengan diameter badan antara 40-50 centimeter dari areal perkebunan, sementara puluhan buaya lainnya pergi ke arah sungai setempat.

Namun hingga kini, Minggu (2/12/2012), masyarakat di dua kecamatan masih saja was-was dan merasa dihantui dengan munculnya buaya-buaya tersebut. Karena sejak terjadinya banjir yang hampir setiap tahun terjadi, baru kali ini masyarakat setempat melihat kawanan buaya masuk ke areal perkebunan masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan informasi Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto mengatakan, puluhan kawanan buaya muncul di areal perkebunan masyarakat karena banjir tidak kunjung surut. Dengan kemunculan buaya, masyarakat merasa khawatir, apalagi jika sampai mendatangi pemukiman.

"Walaupun sudah kita laporkan dan telah dilakukan penangkapan oleh Dishutbun, namun sampai kini masyarakat masih was-was dan merasa takut. Apalagi buaya merupakan binatang buas yang suka memangsa apa saja, sehingga kekhawatiran warga meningkat," jelas Kades Sontang.

Dan diakui salah seorang warga Sontang, Anto menyatakan, berharap pihak terkait bisa menangkap seluruh kawanan buaya yang kini masuk ke wilayah perkebunan masyarakat. Karena, dengan keberadaan buaya maka akan menakutkan masyarakat, apalagi sebagian besar masyarakat di Bonai Darussalam mata pencariannya sebagai penangkap ikan, dan dimusim banjir saat ini ikan banyak di daerah mereka.

"Kita merasa ketakutan, karena setiap hari apalagi musim banjir, kita mencari ikan untuk dijual kembali. Karena hampir 80 persen masyarakat di daerah kita, sebagai pencari ikan yang harus menempuh banjir serta daerah yang banyak air agar bisa menadapatkan ikan. Bila buaya sudah ada di daerah kita, maka khawatir nantinya ada warga yang dimangsa buaya

Indisiplin, 26 Tenaga Honorer Pemkab Rohul Dipecat

RohulNews-(Pasirpengaraian), Karena dituding sudah melanggar disiplin (Indisiplin) karena terlambat, 26 honorer di Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diberhentikan alias dipecat, Selasa (27/11/2012). Sedangkan puluhan PNS dan honorer lainnya, mendapat peringatan keras.

Terkait pemecatan ke 26 tenaga honorer dilakukan, dalam apel Selasa (27/11/2012) pagi, tadi di halaman kantor Bupati Rokan Hulu dipimpin Sekdakab Damri. Puluhan PNS dan honorer dituding melanggar disiplin yakni terlambat ngantor dan mengikuti apel pagi.

Informasi dirangkum wartawan dilapangan dari beberapa sumber. Alasan pemecatan ini disebabkan 26 honorer ini melanggar disiplin yakni terlambat saat apel pagi gabungan di halaman Kantor Bupati, Senin kemarin (27/11/2012).

"Sebelumnya, puluhan honorer ini juga telah melanggar disiplin kerja dan mereka telah membuat pernyataan tertulis," ungkap salah seorang pegawai Pemkab Rokan Hulu minta namanya tidak disebutkan kepada wartawan, Selasa.

Info lebih lanjut pegawai ini. Puluhan honorer yang dipecat ini sudah ke sekian kalinya terlambat ngantor dan mengikuti apel pagi, sehingga mereka langsung diberhentikan dan telah keluar SK Pemberhentian dari Bupati Achmad.

"Karena terlambat mengikuti apel Senin kemarin, mereka langsung diberikan SK Pemberhentian tadi pagi," tambah pegawai ini.

Sebelumnya, hasil dari beberapa kali inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Achmad bersama wakilnya Hafith Syukri, serta Sekdakab Damri, masih ditemukan PNS dan honorer yang absen tanpa keterangan.

Puluhan pegawai ini sempat membuat pernyataan tertulis sebagai surat perjanjian dengan catatan jika mereka tetap melanggar disiplin maka akan diberhentikan.

Menanggapi hal ini, Sekdakab Damri mengaku belum bisa komentar, dia sarankan agar menunggu informasi dari Bupati Achmad. Begitu pun, Kabag Humas Setdakab Irwandi mengaku tidak mengetahui jika ada pemecatan 26 honorer, sebab dia sedang berada di Kabupaten Kuansing bersama bupati

421 PNS Rohul Terima "Penghargaan Satya Lencana Karya"


421 PNS Rohul Terima

Ket Foto :RHN-Rabu 28 November 2012 Wakil Bupati cek langsung Absensi pada Dinas Pertaniaan Kab.Rokan Hulu.

RohulNews-(Pasirpengaraian), Sebanyak 421 PNS Pemerinth Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerima Penghargaan Satya Lencana Karya Satya 2011 dari Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sri Mulyati, penghargaan tanda jasa ini diberikan kepada ratusan PNS Pemkab Rokan Hulu karena sudah mengabdi 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun, tujuannya adalah sebagai motivasi kerja para pegawai.

PNS yang menerima penghargaan dinilai dari kesetiaan, pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin kerja. Dia berharap penghargaan dari Presiden SBY ini dipertahankan dan lebih ditingkatkan, apalagi kedepan beban tugas semakin berat.

"Inilah pegawai yang menjadi contoh dan teladan bagi pegawai lain. Beban tugas pegawai semakin berat kedepan sehingga membutuhkan aparatur-aparatur pemerintah yang memiliki wawasan, tangguh, handal, profesional, dalam memajukan Rokan Hulu," terangnya kepada wartawan di Pasir Pangaraian, Rabu (28/11/2012).

Data BKD, 421 PNS yang menerima Penghargaan Satyla Lencana Karya Satya merupakan pegawai dengan masa kerja rutin meliputi pegawai yang sudah mengabdi 10 tahun 185 pegawai, masa kerja 20 tahun 181 orang, dan masa kerja 30 tahun 55 orang.

"PNS yang menerima penghargaan ini juga belum pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan berat berdasarkan perundang-undangan berlaku," tambahnya.

Sri menambahkan, penghargaan ini akan diberikan Wakil Bupati Ir H Hafith Syukri MM kepada 421 PNS pada puncak Peringatan HUT Korpri ke-41, Kamis besok

Eselon II, III, dan IV Pemkab Rohul Ikuti Seminar Wawasan Kebangsaan


Eselon II, III, dan IV Pemkab Rohul Ikuti Seminar Wawasan Kebangsaan

Ket Foto :RHN-Seminar Wawasan Kebangsaan diikuti pejabat eselon II, III, dan IV jajaran Pemkab Rohul, diprakarsai Kesbangpol Rohul di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian.

RohulNews-(Pasirpengaraian), Pejabat esselon II, III, dan IV di jajaran Pemkab Rokan Hulu (Rohul) ikuti Seminar Wawasan Kebangsaan selama tiga hari, 28-30 November 2012. 

Pada seminar ini, mereka menjalani empat pilar materi wawasan kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Seminar diprakarsai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian, (28/11/2012), dibuka Wakil Bupati Ir H Hafith Syukri MM. Wawasan kebangsaan di kalangan pejabat esselon II, III dan IV cukup penting, begitu pun bagi kalangan pengurus partai politik, ormas, guru dan mahasiswa juga perlu memupuk kecintaan terhadap tanah air, bangsa, dan Negara.

Menurutnya, pejabat harus memiliki wawasan kebangsaan dalam menjalankan roda pemerintahan dan sebagai ujung tombak memberikan pemahaman kepada masyarakat. "Ini untuk mengantisipasi terjadinya perpecahan atau pertikaian antar suku, dan ras," jelas Wabup Ir H Hafith Syukri MM kepada wartawan di sela-sela acara, Rabu.

Salah satu upaya efektif dalam mengedepankan kebangsaan dan wawasan bela Negara dari segala kepentingan lain, lanjut wabup, perlu sebuah kebersamaan, kesepahaman dalam konsep wawasan kebangsaan yang menjadi sebuah kebutuhan, dan tidak bisa ditawar.

Masih di tempat sama, Kepala Bakesbangpol Irpan Rido mengatakan seminar tadi diikuti 500 pejabat esselon II, III, IV Pemkab dengan narasumber Mayjen TNI (Mar) Chaidier Patonnary yang merupakan Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Wasantara dari Lemhanas RI Jakarta, serta Azam Awang selaku Dosen Pasca Sarjana Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru.

Pada sosialisasi peningkatan toleransi dan kerukanan kehidupan beragama, nara sumber dari Dirjen Kesbangpol Kemendagri RI dan telah berhasil membentuk pengurus Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK) Kabupaten Rokan Hulu yang diamanatkan Bakesbangpollinmas Riau mulai 2006 dan baru terbentuk pada 2012.

Irpan menambahkan, seminar pada hari pertama dikhususkan bagi pejabat esselon II. Hari Kedua diikuti pejabat esselon III, dan hari ketiga diikuti pejabat esselon IV di Pemkab Rokan Hulu.**

Bupati Terima Penghargaan, Realisasi e-KTP Tahap II 90,08 persen.

RohulNews-(Pasirpengaraian), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI atas realisasi perekaman elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) yang telah mencapai 90,08 persen.

Mendagri RI menilai Kabupaten Rokan Hulu sebagai daerah dengan realisasi tercepat pada proses perekaman e-KTP tingkat Nasional tahap II 2012 dari 300 kabupaten/kota se Indonesia.

Atas prestasi tersebut, Bupati Drs H Achmad M.Si menjadi salah satu kepala daerah di Provinsi Riau yang menerima penghargaan dari Mendagri RI. Penghargaan ini akan diterima bupati di Hotel Sahid Jakarta, Kamis besok (29/11/2012).

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs Yusmar M.Si, menjelaskan penghargaan yang diterima Bupati Drs H Achmad M.Si merupakan bentuk terima kasih dari pemerintah pusat atas komitmennya ikut men-sukseskan program administrasi kependudukan secara Nasional.

Realisasi proses perekaman data e-KTP tingkat Rokan Hulu, lanjut Yusmar telah terlaksana di bawah waktu yang ditetapkan pusat yakni selama 240 hari-250 hari. Sementara penyelesaiaan perekaman data e-KTP hanya 120-150 hari.

"Realisasi kita dinilai tercepat secara Nasional oleh Pusat. Ini berkat upaya keras Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan tingginya perhatian dan komitmen bupati, wakil bupati, dan sekdakab yang ikut turun langsung ke kecamatan dalam memantau proses perekaman data e-KTP," jelas Yusmar yang merupakan mantan Kabag Humas Setdakab, Rabu

Korpri Rohul Mulai Bangkit, Tahun Ini Laksanakan Sejumlah Program

Rokan HuluNews-(Pasirpengaraian), Koorps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) kabupaten Rokan Hulu (Rohul), saat ini mulai bangkit dengan dilaksanakannya sejumlah program. Bahkan saat ini, sesuai hasil rapat kerja kabupaten (Rakerkab) 2009, seluruh anggota Korpri dikenakan membayar iuran setiap bulannya.

Informasi Sekretaris Korpri, Dadan Muhardhan mengatakan, besaran iuran anggota setiap bulannya sudah ditetapkan sesuai golongan pegawai. Untuk golongan IV dikenakan iuran per bulannya Rp8.000, golongan III Rp6.000 per bulan, sedangkan golongan II Rp4.000 per bulannya.

"Iuran ini sesuai Rakerkab tahun 2010 lalu, yang nantinya digunakan untuk bantuan kelahiran anak pertama, untuk anggota yang tertimpa musibah kebakaran, dan anggota yang meninggal dunia. Ini bisa saja berubah sesuai rapat kerja mendatang," jelas Dadan, Jumat (30/11/2012).

Bagi anggota yang meninggal dunia, Korpri juga sudah merencanakan tata cara pemakaman seorang pegawai. "Sedangkan untuk bantuan hukum, sudah diprogramkan," katanya.

Juga kedepannya, ada wacana pembentukan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. Sehingga kedepannya, keberadaan organisasi Korpri bukan saja untuk kalangan PNS, juga kedepannya berbaur dengan tenaga honor.